Selamat Datang Di Website KUA Kecamatan Pasar Minggu, Kami Siap Melayani Anda Di Bidang Urusan Agama Islam !!! Kini Anda Bisa Mengunjungi Kami di www.kuapasarminggu.co.nr

4/17/2009

Sighat Ta'lik Yang Dibaca Sesudah Akad Nikah

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

WA AUFUU BIL ‘AHDI INNAL ‘AHDA KAANA MAS’UULAA

وَأَوْفُواْ بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْؤُولاً

“ Tepatilah janjimu, sesungguhnya janji itu kelak akan dituntut.”

SIGHAT TA’LIK YANG DIUCAPKAN SESUDAH AKAD NIKAH SEBAGAI BERIKUT :


Sesudah akad nikah, saya :
............................... bin ...........................................
berjanji dengan sesungguh hati, bahwa saya akan menepati kewajiban saya sebagai seorang suami, dan akan saya pergauli istri saya yang bernama :
................................ binti ......................................
dengan baik (mu’asyarah bil ma’ruf) menurut ajaran syari’at agama Islam.

Selanjutnya saya mengucapkan sighat ta’lik atas istri saya itu sebagai berikut :
Sewaktu-waktu saya :

1. Meninggalkan istri saya tersebut dua tahun berturut-turut,
2. Atau saya tidak memberi nafkah wajib kepadanya tiga bulan lamanya,
3. Atau saya menyakiti badan/jasmani istri saya itu,
4. Atau saya membiarkan (tidak memperdulikan) istri saya itu enam bulan lamanya.

Kemudian istri saya tidak ridho dan mengadukan halnya kepada pengadilan Agama dan pengaduannya dibenarkan serta diterima oleh pengadilan tersebut, dan istri saya itu membayar uang sebesar Rp. 10,000,- (sepuluh ribu rupiah) sebagai ‘iwad (pengganti) kepada saya, maka jatuhlah talak saya satu kepadanya.

Kepada pengadilan tersebut saya kuasakan untuk menerima uang ‘iwad (pengganti) itu dan kemudian menyerahkannya kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Cq. Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah untuk keperluan ibadah sosial.

Jakarta, .................. 2009

Suami,




(...............................)

Artikel Terkait



16 komentar:

Anonim mengatakan...

Masya Allah, ini sangat membantu. jazaakumullaahu khayran, oya kalau kita nikah dengan pria WNA dan negaranya tidak punya kedutaan di indo gimana ya?

Ruslan mengatakan...

ass, salam kenal. salam utk semua teman2 KUA Pasar Minggu. ya kalau bs tlng dong muat KUA yang aq pimpin juga. kebetulan d t4q bertugas jauh dr kota. makasi sbmx. by Ruslan lapuasa, S.Pdi.kpl KUA Bomberay kab. Fakfak Prov. Papua Barat

Ceramic Coating mengatakan...

bermanfaat sekali, terima kasih

Motivator Bisnis mengatakan...

sebaiknya tepati janji yg telah diucap setelah akad nikah ini..

Armstrong mengatakan...

jangan ingkari janji yang sudah kita ucap setelah akad

Printing mengatakan...

insyaAllah kita semua bisa menepati janji

Genset mengatakan...

terima kasih
infonya sangat membantu

water filter mengatakan...

bisa nambah pengetahuan calon pasangan baru

Kitchen set mengatakan...

bisa jadi bekal untuk menjalani rumah tangga

Jasa Internet Marketing mengatakan...

informasi yang sangat bermanfaat
matur suwun

pressure gauge mengatakan...

informasinya bagus sekali

terima kasih

pompa sumersible mengatakan...

sekarang banyak pasangan yg lupa akan janjinya ini
terima kasih sudah diingatkan

Anonim mengatakan...

ada yg bertanya ke saya ustad
* jk istri nya marah karena 1 alasan lalu tidak mau melayani syahwat nya sampai berapa bulan lama nya

apakah demikian sudah otomatis jatuh TALAK juga ustad?

karena dalah text di atas hanya fokus pada suami yg lalai melakukan kewajiban nya..lalu bgm jika istri yg bgitu?

jazakallahu khoir jawaban nya

Toko Mainan mengatakan...

Ini aturan islam atau aturan indonesia ya ?
Toko Mainan Anak Online Di Surabaya

Heri Purnomo mengatakan...

nice share gan, , keren infonya, mantap

Souvenir Murah Kediri

asto gw mengatakan...

Kudu latihan biar gk gagap ni bang haha

Posting Komentar

Copyright KUA Kec. Pasar Minggu 2009 - Modifikasi Template by Alwi dan x-template.blogspot.com | Support By : Dofollow Sosial Bookmark