Selamat Datang Di Website KUA Kecamatan Pasar Minggu, Kami Siap Melayani Anda Di Bidang Urusan Agama Islam !!! Kini Anda Bisa Mengunjungi Kami di www.kuapasarminggu.co.nr

10/08/2010

Calon Jamaah Haji Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

Jakarta (Pinmas)--Kloter awal Jamaah Haji Indonesia yang bertolak pada 11 Oktober nanti diminta mewaspadai perubahan cuaca yang ekstrem. Catatan Kementerian Agama (Kemenag) menyebutkan bahwa kondisi Makkah sejak sepekan terakhir mengalami perubahan cuaca yang sangat ekstrem antara pagi dan siang hari. 

Suhu pagi hari bisa mencapai 10 derajat Celcius tetapi di siang hari mencapai di atas 30 derajat Celcius. Sedangkan cuaca di Madinah pada pagi hari sekitar 4 derajat Celsius, tetapi pada siang hari mencapai 35 derajat Celsius.

"Cuaca di Makkah dan Madinah memiliki kelembapan yang rendah jika jamaah tidak kuta stamina bisa turun dan jatuh sakit," imbau Setdirjen Haji dan Umrah Kemenag, Abdul Ghafur Djawahir di Jakarta, Selasa (5/10).

Memperhatikan kondisi itu maka Kemenag mengimbau calhaj memerbanyak meminum air putih, terutama air zam-zam. Sedangkan, untuk menangkal perubahan suhu yang cukup ekstrem, jamaah haji dianjurkan membekali diri dengan perlengkapan baju hangat.

"Untuk jamaah haji yang masuk kelompok risiko tinggi (risti) karena faktor usia yang sudah lanjut usia ataupun riwayat penyakit yang pernah diderita, diharapkan membawa obat-obatan pribadi," katanya.

Ghafur mengimbau agar jamaah selalu berupaya meminimalisir gangguan baik kesehatan maupun kendala lain dengan mempresiapkan mental pada pekan terakhir jelang pemberangkatan perdana ini. Karena sesuai standar pelayanan, petugas haji sangat terbatas yakni lima orang untuk melayani 424 jamaah. "Kesiapan individu akan sangat membantu petugas dan diri sendiri," imbaunya.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur ketika ditemui di kantor Kemenag secara khusus meminta Calhaj menjaga kesehatan baik sebelum berangkat maupun ketika berada di Tanah Suci, mengingat pelaksanaan ibadah ini membutuhkan stamina prima.

"Ini terlihat sepele tapi sebenarnya penting sekali, jangan sampai karena merasa sehat lalu mengabaikan hal ini," kata Gatot.
Gatot mengatakan, seluruh rangkaian pemeriksanaan kesehatan harus dijalankan dengan seksama kepada jamaah. Mulai pemberian vaksin meningitis dan flu sampai dukungan dokumentasi pelaksanaan ibadah haji. Termasuk buku kesehatan, harus tercatat rekordnya dengan baik. Karena kelalaian sedikit dalam hal kesehatan dapat menyebabkan pelaksanaan ibadah haji terhambat.

Untuk tahun ini, pelaksanaan lempar jumrah membutuhkan stamina prima bagi para calon haji. Sebab, dengan selesainya tempat lempar jumrah berlantai tiga, kini jalan yang harus ditempuh jamaah haji di areal tersebut cukup jauh yakni sekitar 4 km.

Test case seleksi kesehatan jamaah haji akan tampak pada jamaah haji gelombang pertama yang akan berangkat melalui empat embarkasi satu hari lebih awal dibanding embarkasi yang lain. Kelompok terbang (kloter) awal calhaj itu dari embarkasi Aceh, Medan, Makassar dan Banjarmasin.
 
Semula dijadwalkan seluruh embarkasi berangkat serempak tanggal 12 Oktober, tapi karena ada tambahan kuota 3.500, pemberangkatan jemaah di empat embarkasi dimajukan satu hari.

"Kalau kloter awal bisa survive biasanya itu memberi dampak psikologis bagi jamaah selanjutnya dan itu cukup membantu," kata Ghafur.

Tahun 2010 ini Kemenag memberangkatkan 224 ribu calhaj termasuk petugas haji dari Indonesia. Mereka berangkat dari 11 embarkasi yaitu, Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar. Pemberangkatan Calhaj dibagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama mulai 11 Oktober sampai 4 Nopember 2010, jamaah akan mendarat di bandara King Abdul Azis Jeddah atau bandara Amir Muhammad Madinah. Dari Jeddah jemaah tidak langsung ke Mekkah melainkan ke Madinah untuk menunaikan ibadah shalat arbain.

Sedangkan, gelombang kedua mulai berangkat pada 27 Oktober sampai 10 Nopember dan langsung menuju Makkah untuk bersiap menunaikan prosesi ibadah haji. Diperkirakan wukuf di Arafah 9 Dzulhijjah 1431H akan jatuh pada hari Senin, 15 Nopember 2010.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Wan Alkadri menyatakan, pemberian vaksin meningitis terhadap para calon haji sudah 95 persen. Karena itu, para calon haji dapat secepatnya menyelesaikan dokumen kesehatan haji, karena pelaksanakan pemberangkatan haji pada 10 atau 11 Oktober sudah dimulai. Vaksin itu persyaratan visa jadi kami memang tidak main-main karena itu calhaj harus memprioritaskannya.(jpnn/ts)

Selengkapnya ...

9/21/2010

Peraturan Bersama Menteri (PBM) tentang Pendirian Rumah Ibadah Belum Perlu Diubah

Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, tidak ada rencana untuk merevisi Peraturan Bersama Menteri (PBM) tentang Pendirian Rumah Ibadah. Aturan itu justru berfungsi untuk menjaga kerukunan. Tanpa aturan itu, masyarakat akan bebas melakukan apapun.

"Itu adalah pengaturan yang intinya untuk menjaga kerukunan, kalau itu tidak (ada) maka di masyarakat akan menjadi bebas-bebas saja dan siapa pun bisa melakukan apapun nantinya. Tapi kalau ada koridor itu kan tidak sembarangan orang melakukan apa saja begitu," kata Surya di Istana Negara, Senin (20/19).

Poin jumlah dukungan warga setempat yang ada dalam PBM dinilai memberatkan minoritas. Menanggapi hal itu, Surya justru berpendapat aturan yang ada sekarang lebih moderat. "Jadi dulu itu ada permintaan ukurannya dukungan kepala keluarga (KK)," kata Surya menegaskan.

Ada pandangan berbeda jika menggunakan KK. "Jadi pandangannya macam-macam. Jadi kalau 400 KK katakanlah satu rumah tiga orang, berarti 1.200 orang. Kalau 300 KK ya 900 orang, inikan (aturan saat ini) cuma 60 atau 90 orang," kata Surya menegaskan.

Surya juga mengelak jika aturan itu menyulitkan bagi kelompok agama tertentu di lokasi yang tidak ada penduduknya. "Kapan-kapan kita ke Riau, Anda lihat rumah ibadah yang penduduknya tidak ada sama sekali," kata Surya sambil tersenyum.(rep/ts)

Selengkapnya ...

7/21/2010

Vaksin Meningitis Akan Diganti dengan Yang Halal

Setelah dikeluarkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai dua merek vaksin meningitis yang dinyatakan halal, Kementerian Kesehatan menyatakan akan menarik vaksin yang kini beredar dan menghentikan pemakaiannya.

"Setelah dapat telpon dari Menag kemarin malam, Kemenkes buat rapat pagi ini. Kita akan membuat surat hari ini juga, supaya pemberian vaksin yang lama dihentikan dan diganti dengan vaksin yang dinyatakan halal oleh MUI. Tapi itu membutuhkan proses," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, di RSCM, Jakarta, Selasa.

Proses penggantian vaksin Glaxosmithkline (GSK) dari Belgia dengan dua jenis vaksin yang dinyatakan halal oleh MUI, yakni Novartis dari Italia dan Tian Yuan dari China disebut Menkes akan membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

"Yang didistribusikan ke daerah sudah ada sebagian tapi belum ada yang disuntikkan. Itu akan distop semua," tegas Menkes.

Vaksin meningitis terutama diperuntukkan kepada calon jamaah haji karena pemerintah Arab Saudi mewajibkan seluruh jamaah haji telah mendapatkan vaksinasi bagi penyakit meningitis yang mudah menular dan menyebabkan kematian.

Untuk pengadaan vaksin baru, Menkes menyatakan pihaknya juga akan mendiskusikan dengan Badan POM apakah vaksin tersebut sudah teregistrasi atau tidak untuk memastikan kualitas.

Sementara untuk kemungkinan adanya gugatan hukum dari penyedia vaksin saat ini, Menkes mengatakan ia akan membicarakannya dengan yang bersangkutan termasuk kemungkinan apakah kerjasama itu dapat dialihkan untuk kerjasama yang lain.

"Kita sudah bicarakan dengan GSK, apakah diganti dengan obat lain atau `gimana`. Kalau ada tuntutan akan kita bicarakan," katanya.

Vaksin GSK dinyatakan haram oleh MUI karena dalam proses pembuatannya bersentuhan dengan media yang berasal dari hewan babi, yang diharamkan dalam Islam. Sumber : www.antaranews.com.

Selengkapnya ...

7/05/2010

Pedang Asli Nabi Muhammad dan tongkat Nabi Musa Ada di Depok

Pernahkan anda membayangkan akan melihat langsung pedang asli peninggalan Nabi tercinta, Muhammad saw, tongkat asli Nabi Musa as yang pernah menjadi ular dan membelah lautan ketika di kejar Firaun, serta pedang Nabi Daud as? Kalau anda tidak pernah membayangkan, maka waktunya anda menyaksikan langsung Pameran Pedang Nabi di Depok Town Squer, Depok. Pameran ini diselenggarakan dari tanggal 12 Juni hingga 7 Juli 2010 atas kerja sama antara Kedutaan Besar Turki, Depok Town Squer dan Sekolah Kepribadian Depok.  
Pameran pedang Nabi ini berada di lantai 1 Detos, dengan lokasi yang sudah didesain khusus berbentuk kubus semi permanen yang disekat menjadi 3 bagian. Bagian pertama adalah ruang audio visual tentang sejarah Salahuddin Al-Ayyubi. Bagian kedua pameran benda-benda bersejarah. Bagian ketiga ruang untuk pengambilan gambar dengan replika pedang Nabi Muhamad saw dengan biaya 10 sampai 15 ribu rupiah.
Beberapa benda yang dipamerkan diantaranya adalah pedang kesayangan Nabi Muhammad saw Al-Ma’thur, tongkat Nabi Musa as, pedang Al-Battar milik Nabi Daud as, sendal sebelah kiri milik Rasulullah, serta replika jejak telapak kaki Rasulullah dari Masjidil Aqsa ke Sidratil Muntaha. Jika melihat benda-benda tersebut begitu indah dan mengagumkan, dengan sentuhan seni yang tinggi. Artinya, pada zaman Nabi-nabi dulu sebenarnya telah memiliki kebudayaan dan peradaban yang sudah maju.
Benda-benda bersejarah tersebut langsung didatangkan dari Museum Sejarah terkemuka di dunia, Topkapi Palace di Turki. Sehingga, demi keamanan benda-benda antik dan memeiliki nilai sejarah yang sangat tinggi tersebut dijaga sangat ketat, dengan dikawal oleh polisi berpakaian sipil. Untuk bisa menyaksikan pameran langka ini, pengunjung harus menyediakan uang sebesar 15 ribu untuk hari kerja dan 20 ribu untuk hari Sabtu dan Ahad.
Dalam rangka mengisi liburan sekolah, kesempatan ini jangan disia-siakan untuk rekreasi dan pendidikan buat anak-anak tentang jejak-jejak para Nabi dan Rasul. Sayangnya, para pengujung dilarang mengambil gambar benda-benda bersejarah tersebut di ruang bagian kedua dalam bentuk apapun. Kalau ada pengujung yang menyentuh kaca etelase, petugas keamanan langsung menegur. Karena itu, bagi yang belum menyaksikan, bersegera datang bersama keluarga, karena pameran ini sangat langka.sumber : http://www.bimasislam.kemenag.go.id

Selengkapnya ...

6/16/2010

Daftar Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2011

Pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama untuk 2011. Cuti bersama bertambah satu hari, menjadi empat hari. 

"Hari libur nasional relatif tetap 14 hari, namun cuti bersama pada 2011 menjadi empat hari. Naik satu hari jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tiga hari," kata Menko Kesra Agung Laksono di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (15/6).

Cuti bersama yang bertambah adalah saat hari raya Idul Fitri. Jika sebelumnya hanya ada dua hari cuti bersama pada hari raya tersebut maka untuk 2011 ditambah satu hari menjadi tiga hari, kata Menko Kesra.
Berdasarkan SKB tiga menteri, Selasa (15/6), daftar libur bersama dan cuti bersama 2011 adalah sebagai berikut:
  • 1 Januari Tahun Baru Masehi
  • 3 Februari Tahun Baru Imlek 2562
  • 15 Februari Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 5 Maret Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1933
  • 22 April Wafat Yesus Kristus
  • 17 Mei Hari Raya Waisak tahun 2555
  • 2 Juni Kenaikan Yesus Kristus
  • 29 Juni Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  • 17 Agustus hari Kemerdekaan
  • 30-31 Agustus Hari Idul Fitri 1432
  • 6 November Hari Idul Adha
  • 27 November Tahun Baru Islam 1433
  • 25 Desember Natal
Sedangkan cuti bersama Idul Fitri yakni pada 29 Agustus, 1 dan 2 September. Sedangkan 26 Desember cuti bersama Natal.

Penetapan ini disahkan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Nomor 1 Tahun 2010), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nomor: KEP 110/MEN/VI/2010) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara

Selengkapnya ...

Copyright KUA Kec. Pasar Minggu 2009 - Modifikasi Template by Alwi dan x-template.blogspot.com | Support By : Dofollow Sosial Bookmark